PRESENT CONTINUOUSE TENSE
Present
continuous tense adalah kalimat yang dapat digunakan untuk menyatakan kegiatan
yang sedang terjadi.
Rumus: (+) subject + tobe + verb-ing
(-) subject + tobe + not + verb-ing
(?) tobe + subject + verb-ing ?
contoh kalimat positive / pernyataan:
Subject
|
To
be
|
Verb-ing
|
I
|
Am
|
Walking
|
You
|
Are
|
|
We
|
||
They
|
||
She
|
Is
|
|
He
|
||
It
|
Dapatkah
kalian menyimpulkannya? Dari tabel diatas, dapat diketahui bahwa setiap subject
memiliki tobe yang berbeda. Orang pertama tunggal (I) dan to be-nya (am), orang
pertama jamak (we) to be-nya (are), orang kedua tunggal/jamak (you) dan to
be-nya (are), orang ketiga tunggal subject-nya (she, he, it) to be-nya (is),
dan orang ketiga jamak subject-nya (they) dan to be-nya (are).
Contoh bentuk kalimat negative
Subject
|
To
be + not
|
Verb-ing
|
I
|
Am not
|
Sleeping
|
You
|
Are not
|
|
We
|
||
They
|
||
She
|
Is not
|
|
He
|
||
It
|
Contoh bentuk kalimat tanya:
|
To
be
|
Subject
|
Verb
|
|
Am
|
I
|
Working
|
|
Are
|
You
|
|
|
We
|
||
|
They
|
||
|
Is
|
She
|
|
|
He
|
||
|
It
|
Dari
ketiga contoh diatas dapat disimpulkan bahwa apapun bentuk kalimatnya verb-nya
tetap harus bentuk -ing. Untuk kalimat negative diberi tambahan not di akhir to
be-nya. Untuk kalimat tanya maka to be-nya dipindah ke depan sebelum
subject-nya.
Membuat
kalimat present continuous tense itu harus memperhatikan beberapa hal karena
tidak semua verb/kata kerja dapat di ubah ke bentuk verb-ing. Verb yang tidak
dapat diubah ke bentuk verb-ing itu disebut stative verb. Stative verb adalah
kata kerja yang memiliki makna atau situasi yang terjadi, karena memiliki makna
yang sedang terjadi maka tidak perlu lagi menggunakan verb-ing.
yang termasuk stative verb;
|
Believe= percaya
Doubt*= ragu
Desire= keinginan
Feel= merasa
|
Forget*= lupa
Imagine*=
membayangkan
Know= mengetahui
Mean*= maksud
|
Need= membutuhkan
Recognize= mengenali
Realize= menyadari
Remember*= mengingat
|
Suppose= mengira
Think*= berfikir
Understand= memahami
Want*= ingin
|
|
|
Emotional state
(kondisi emosional)
|
Amaze= mengagumkan
Astonish= heran
|
Appreciate=
menghargai
Care= peduli Dislike=
tidak suka
|
Envy= iri Fear=
takut
Hate= benci Love= cinta
|
Like= suka
Mind= pikiran
Please= senang Prefer=
lebih suka
|
|
Possession
(kepemilikan)
|
Have*= memiliki
|
Own= milik
|
Belong= kepunyaan
|
Possess=memiliki
|
|
Sense perception
(panca indra)
|
Hear= mendengar
|
Feel*= merasa
|
Smell*= memcium
|
Teste*= terasa
See*= melihat
|
|
Other existing taste
|
Appear*= tampak
Be*= menjadi
Cost*= membayar
contain= terisi
|
Consist of= terdiri
dari
Exist= terjadi
Equal= sama
Include*= termasuk
|
Look*= lihat
Look like= tampak
Matter= masalah
Owe= menerima
|
Resemble=menyerupai
Sound= suara
Seem= tampak
Weight*= berat
|
note;
Stative verb yang ada tanda (*) bisa di ubah
ke verb-ing dan memiliki makna yang berbeda.
referensi:
Betty schramfer Azar. Understanding and Using English Grammar 3rd Edition. 2002. New York: Pearson Education