Senin, 17 Februari 2020


SIMPLE PRESENT TENSE 

           Simple present tense adalah kalimat yang digunakan untuk menunjukkan kegiatan yang menjadi kebiasaan, atau kebenaran umum. Kata kerja (verb) yang digunakan adalah verb ke-1 atau verb -s/-es.

Rumus: (+ kalimat posistif) subject (pelaku) + verb 1 / verb -s/-es
            (- kalimat negative) subject + do/does + not + verb 1
            (? Kalimat tanya) do/does + subject + verb 1?

Contoh:
Subject
Verb 1 / verb -s/-es
 Object
I
Drink
 A cup of coffe
You
We
They
She
Drinks
He
It

Dari contoh diatas, bisakah kalian menemukan perbedaannya?

     Yaps, benar sekali, dalam kalimat simple present tense terdapat perbedaan dalam menggunakan verb. Verb 1 digunakan untuk subject I, you, we, they saja (untuk orang pertama tunggal dan jamak, orang kedua tunggal dan jamak, dan orang ketiga jamak). Sedangkan verb -s/-es digunakan untuk subject she, he dan it (untuk orang ketiga tunggal saja).


 Contoh bentuk kalimat negative

Subject
Do / Does not
Verb 
I
Do not
Read
You
We
They
She
Does not
He
It

        Dari contoh diatas, dapat disimpulkan bahwa, apapun subjectnya jika dalam bentuk kalimat negative maka verb-nya harus kembali ke bentuk verb-1, dan untuk subject I, you, we, dan they maka harus menggunakan primary auxiliary (to do: do not). Sedangkan untuk subject she, he, dan it harus menggunakan primary auxiliary (do: does not).
 
Contoh bentuk kalimat pertanyaan

Do / does
Subject
Verb
Do
I
Walk?
You
we
They
Does
She
He
It

        Bagaimana menurutmu mudah bukan? Ya, tentu saja karena primary auxiliary-nya dipindahkan ke depan, kemudian, subject dan yang terakhir verb. Dalam hal ini, antara bentuk kalimat negative dan kalimat pertanyaan simple present tense memiliki persamaan dan perbedaan, bisakah kalian menyebutkannya?

Persamaan
Perbedaan
a.      Menggunakan primary auxiliary (do/does)
b.      Verb yang dipakai harus verb-1
a.   Kalimat negative ada (not) sedangkan kalimat tanya tidak ada.
b.   Primary auxiliary-nya ada di depan pada bentuk kalimat tanya sedangkan pada kalimat negative primary auxiliarynya ada di belakang.

Note:
Untuk membedakan penambahan -s / -es pada verb maka ada beberapa hal yang arus diperhatikan;
  • Jika kata kerja itu berakhiran -s, -ss, -sh, -ch, -tch, -x, -z, -zz, dan -o maka harus diberi tambahan -es contoh; wash – washes, watch – watches, kiss -kisses.
  • Jika ada kata kerja yang berakhiran -y  dan huruf sebelumnya itu huruf konsonan maka huruf -y diganti huruf -I dan diberi tambahan -es contoh: study - studies.
  • Jika verb-nya berakhiran -y dan huruf sebelumnya itu huruf vocal maka hanya diberi tambahan -s saja. Contoh: say -says
  •  Jika verb-nya memiliki akhiran -se, -ze, -ce dan -ge maka diberi tambahan akhiran -s saja contoh; place -places

Mudah-mudahan ringkasan pelajaran ini dapat bermanfaat bagi teman-teman dalam mempelajari Bahasa inggris. Terima kasih. 

Referensi:

Tamara, beklyarova. A handbook on a practical English grammar morphology. 2007. Yerevan.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar